Teknik Negosiasi Gaji Mendapatkan Gaji yang Tinggi

Jika saya memiliki sebuah apel yang cuma satu-satunya dan lagi lapar-laparnya juga. Dan Anda menginginkan apel yang saya miliki. Bagaimana cara negosiasi yang Anda lakukan agar saya mau memberikan apel saya kepada Anda?

Selama ini kita berpikir namanya win-win solution itu harus dibagi adil sama rata. Misalnya sebuah apel tadi, rata-rata orang berpikir untuk deal negosiasi ya harus dipotong atau dibagi dua saja buah apelnya.

Jadi saya memiliki setengah bagian dari apel, setengah bagian yang lain Anda yang memilikinya. Apakah seperti itu namanya teknik negosiasi yang benar? Jawaban seperti itu kurang tepat. Bukan berarti salah loh ya.

Sebelum bernegosiasi dengan seseorang, kita perlu melakukan riset kecil tentang outcome dari proses negosiasi tadi. Kalau memang yang dibutuhkan oleh saya adalah daging dari buah apel.

Baca juga: Tips Tidur Malam Berkualitas Tanpa Obat

Mungkin orang lain ada yang hanya butuh dengan bijinya misal. Ia berpikir bagaimana apel yang saya miliki karena tidak mungkinkan orang makan biji apel, pasti hanya daging dari buahnya saja.

Lalu ia bilang kepada saya, “bijinya buat saya ya, nanti saya tanam, lalu jika sudah berbuah Anda saya akan bagi!“. Di saat yang bersamaan saya bisa makan buah apelnya untuk menghilangkan rasa lapar.

Anda mendapatkan apa yang Anda butuhkan. Dan saya pun demikian. Kalau misalnya dibagi setengah-setengah seperti di awal. Daging buah apel yang saya makan hanya setengah dan pastinya saya masih lapar.

Sedangkan Anda yang diberikan daging buah pada porsi yang sama, ternyata Anda tidak makan daging buah tersebut. Melainkan hanya membutuhkan biji dari buah apel. Lantas daging dari buah apel Anda buang misalnya.

Baca juga: Cara Mengajarkan Anak Sikat Gigi yang Benar

Jadi pada proses negosiasi untuk mencapai win-win solution, bisa jadi yang Anda anggap penting belum tentu orang lain anggap hal itu penting. Nah bisa jadi juga, yang Anda anggap itu dibutuhkan, orang lain tidak butuh hal itu.

You got the points right?

Berikut ini beberapa tips agar Anda berhasil dalam proses negosiasi gaji untuk mendapatkan penghasilan yang tinggi:

1. Miliki Keahlian Khusus dalam Bidang yang Anda Kerjakan

Miliki sebuah kemampuan khusus dalam bidang pekerjaan tertentu

Miliki sebuah kemampuan khusus dalam bidang pekerjaan tertentu

Poin terpenting agar Anda mendapatkan penghasilan yang tinggi pada saat proses negosiasi gaji, yaitu Anda memiliki kemampuan keahlian khusus dalam bidang tertentu, yang tentunya mendukung posisi pekerjaan yang Anda lamar.

Misalnya Anda ingin melamar menjadi seorang guru les musik dengan spesialisasi musik klasik atau jazz. Atau contoh lain misalnya Anda menjadi tenaga pemasaran online dengan spesialisasi optimasi iklan melalui Google Adwords.

Contoh lain Anda menjadi penulis buku dengan spesialisasi membahas topik yang berkaitan dengan management. Kata spesialisasi tadi yang membuat nilai Anda lebih dibandingkan orang lain.

Baca juga: Tempat Belajar Investasi Emas Online

Mungkin orang lain memiliki kemapuan juga. Namun mereka hanya sebatas kemampuan di atas permukaan, sedangkan Anda jauh lebih dalam terkait ilmu, pengetahuan, dan pengalaman dalam bidang tertentu.

Proses negosiasi gaji dengan kemampuan atau keahlian khusus yang mendukung pada posisi pekerjaan yang Anda lamar, sangat berpengaruh sekali pada win-win solution yang tadi saya sempat singgul di awal.

Tentunya antara Anda dengan perusahaan yang terkait.

2. Tunjukan Prestasi-prestasi yang Mendukung di CV Anda

Buat daftar prestasi Anda selama ini dan cantumkan pada CV Anda

Buat daftar prestasi Anda selama ini dan cantumkan pada CV Anda

Prestasi itu ragamnya banyak. Kalau bisa prestasi yang dicantumkan di CV adalah prestasi yang mendukung pekerjaan Anda. Misalnya Anda ingin melamar pekerjaan di bank atau di divisi keuangan pada suatu perusahaan besar.

Baca juga: Batas Waktu Maksimal Fokus Seseorang

Pada CV yang Anda buat, masukan daftar prestasi yang sekiranya masuk atau sesuai dengan kriteria dari lowongan pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan. Entah itu prestasi terkait kemampuan public speaking, analytical thinkingteam work, dan seterusnya.

3. Pernah Ikut Suatu Organisasi Itu Bisa Menjadi Nilai Plus untuk Anda

Ikut suatu organisasi dapat memberikan poin tersendiri

Ikut suatu organisasi dapat memberikan poin tersendiri

Orang yang sering ikut suatu organisasi tertentu, baik skala organisasi internasional maupun nasional. Secara otomatis ia akan menjadi pribadi yang lebih terbuka pemikirannya.

Perusahaan sangat senang sekali jika ada karyawan baru yang memiliki pemikiran yang terbuka, supel, dan mudah atau cepat beradaptasi dengan budaya-lingkungan perusahaan.

Baca juga: Selama Masih Ada Mental Block, Seseorang Tidak akan Berkembang

Syukur-syukur karena Anda pernah mengikuti organisasi tertentu yang ada kaitannya dengan kegiatan di perusahaan yang Anda lamar. Salah satu karyawan di kantor tersebut ada yang mengenal Anda.

Bagi Anda yang mengincar beasiswa, poin ketiga ini juga sama. Ada nilai tambah tersendiri untuk mereka yang suka ikut organisasi. Apalagi jika di organisasi Anda pernah mendapatkan mandat atau amanah sebagai leader.

4. Apa Kontribusi Terbaik Anda Dipekerjaan Sebelumnya?

Mereka yang menjadi solution maker bagi orang lain akan terlihat "beda"

Mereka yang menjadi solution maker bagi orang lain akan terlihat “beda”

Jika sebelumnya Anda pernah bekerja di perusahaan lain. Pada saat wawancara di perusahaan baru yang ingin Anda lamar. Anda dapat menceritakan tentang solusi apa yang pernah Anda sampaikan di perusahaan sebelumnya yang sekiranya dapat memajukan perusahaan lama tempat Anda bekerja.

Baca juga: 5 Kemampuan Dasar Parenting di Era Digital yang Harus Dimiliki oleh Pasangan Muda

Tentunya perusahaan manapun yang tertarik dengan karyawan baru yang memiliki jiwa aktif-partisipatif dalam membangun perusahaan agar lebih baik di masa depan. Perhatikan, mereka yang menjadi solution maker bagi orang lain akan terlihat menarik dan menjadi lentera bagi orang lain.

5. Miliki Kemapuan-kemampuan Dasar Berikut Ini

Kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang karyawan

Kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang karyawan

Saat ini tuntutan dari persaingan global mengharuskan setiap karyawan seolah harus memiliki banyak keterampilan dasar. Mulai dari kemampuan berbahasa asing, kemampuan dalam menangai tekanan/masalah, bekerjasama dengan tim, mandiri, tekun, ulet, mengoperasikan komputer, dan masih banyak lagi

Apakah pembahasan kali ini bermanfaat untuk Anda? Jika iya, mohon bantu sebarkan artikel ini di media sosial yang Anda miliki baik di Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path.

Gabung bersama keluarga besar Dedeobi.com yang lain, dengan cara mendaftarkan nama lengkap dan alamat email Anda di kotak subscribe yang berada di bawah artikel ini.

Setiap minggunya kami akan mengirimkan tulisan-tulisan terbaru dan terbaik dari Dedeobi.com melalui alamat email yang Anda daftarkan. Jangan lupa konfirmasi pendaftaran dengan cara mengklik link yang kami berikan setelah proses pendaftaran. Cek email Anda setelah proses pendafataran, lalu klik link yang diberikan oleh sistem kami.