Jika Anda berbisnis online jangan lupa untuk mengecek reputasi kepercayaan website Anda. Mengapa ini perlu dilakukan? Karena bisa jadi browser melarang visitor website Anda karena reputasi kepercayaan website Anda rendah. Nah loh maksudnya bagaimana? Jadi begini, di dunia maya ada semacam aplikasi yang bernama WOT (Web of Trust) yaitu suatu indikator yang suatu reputasi kepercayaan website tertentu.

Kegunaan dari pada WOT itu sendiri dapat dipergunakan sebagai indikator bahwa website tersebut bermasalah atau tidak. Misalnya bermasalah, masalahnya bisa karena website tersebut dilaporkan melakukan penipuan, pembocoran rahasia kartu kredit nasabah, pencurian data, spam, dll.

Indikator berwarna hijau yang artinya website dapat dipercaya, kuning yang artinya website tersebut perlu diwaspadai, merah yang artinya website tersebut dinyatakan berbahaya untuk dikunjungi, dan berwarna abu-abu yang artinya website tersebut belum teridentifikasi oleh sistem.

Bagaimana website bisa dinyatakan dapat dipercaya atau tidak? Itu semua berdasarkan laporan dari para netter lain yang terkait jasa atau produk yang ditawarkan oleh website tertentu. Apabila websitenya bagus dan memiliki pelayanan baik maka mereka tidak segan untuk men-rate situs website Anda dengan berwarna hijau. Klo Anda suka bermain kaskus miriplah indikator WOT di sini kaya “ijo-nya kaskus” dan indikator merah WOT sama kaya “bata-nya kaskus”.

Nah untuk itu sebelumnya Anda perlu menginstal Addon WOT terlebih dahulu di browser yang Anda pergunakan. Website WOT (Web of Trust) resmi beralamat di https://www.mywot.com. Bagi pengguna browser apa saja bisa kunjungi website penyedia addon-nya masing-masing. Sesudah Anda install Addon tersebut, maka di browser akan ada indikatornya yang biasanya berada di pojok kanan atas browser.

Lalu yang jadi pertanyaannya adalah bagaimana caranya agar website kita memiliki reputasi yang baik atau dalam hal ini website kita memiliki WOT yang berwarna hijau? Yuk kita bahas hal menarik ini. Setidaknya ada 5 hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

1. Hindari berbagi software crack di website!

Hindari berbagi software crack / patch 5mins.org

Hindari berbagi software crack / patch via 5mins.org

Jika Anda blogger dan berpikir dengan berbagi software crack atau patch Anda bisa mendapatkan banyak traffic ke website Anda, coba pikir ulang kembali niat Anda tersebut. Memang banyak sekali netter yang mencari software-software crack atau patch di Internet. Bisa memang mendatangkan traffic namun percayalah jika terlalu lama Anda melakukan hal ini maka reputasi dari website Anda akan memudar seiring berjalannya waktu. Mengapa?

Karena website yang berbagi crack atau patch menjadi sasaran empuk para netter yang kesal komputer mereka rusak akibat mereka menginstall software crack atau patch tersebut yang ternyata berisi virus. Jika banyak aduan seperti ini maka jangan berharap reputasi Anda bisa menjadi berwarna hijau, malah bisa kuning atau bahkan merah.

Mendingan dari pada berbagi software crack, ada baiknya Anda berbagi software yang freeware atau opensource. Sama-sama berbagi intinya, namun efeknya berbeda. Keduanya sama-sama datengin traffic website juga kok. Jadi pilih yang mana? Udah, coba aja berbagi hal-hal gratis yang memang gratis dari sananya aja deh… 😀

2. Cepat selesaikan komplain pelanggan

Tangani setiap komplain customer Anda dengan baik via huffpost.com

Tangani setiap komplain customer Anda dengan baik via huffpost.com

Nah jika website Anda adalah website e-commerce maka semakin besar website Anda biasanya masalahpun akan bermunculan terkait komplain dari pelanggan-pelanggan Anda. Tangani setiap permasalahan yang terjadi dengan para pelanggan Anda dengan baik karena permasalahan komplain terkait pelayanan jasa atau barang yang Anda berikan akan berpengaruh juga terhadap WOT dari website Anda.

Semakin banyak komplain yang terjadi mengakibatkan website Anda tidak akan dipercaya lagi oleh para netter lain yang belum menjadi pelanggan Anda karena mereka melihat review-review tentang website e-commerce Anda melalui Web of Trust tadi. Bahaya kan? So, saran saya adalah Anda harus dengan sabar menangani setiap komplain dari pelanggan Anda. Setiap seminggu sekali lakukanlah evaluasi kinerja dari pelayanan yang Anda berikan kepada setiap pelanggan.

Benahi kekurangan-kekurangan yang terjadi sebelumnya, pintarlah melakukan trace kepada setiap permasalahan pelanggan Anda. Apakah masalah tersebut berada di dalam perusahaan Anda, rekanan perusahaan Anda, atau jasa pengiriman barang, dan seterusnya. Jika banyak yang puas dengan pelayanan di website e-commerce Anda maka lambat laun kepercayaan tersebut akan menaikkan indikator WOT Anda ke warna hijau. 🙂

3. Hindari posting artikel porno!

Hindari posting artikel porno! via mediawatch-uk.blogspot.com

Hindari posting artikel porno! via mediawatch-uk.blogspot.com

Nah ini juga hal lain yang dilarang yaitu adalah membuat artikel porno baik berupa gambar maupun tulisan. Jika website yang Anda buat adalah website e-commerce sudah hindari hal-hal yang semacam ini. Bagaimana jika websi te e-commerce saya memang menjual produk kesehatan? Tetap hindari penggunaan gambar-gambar yang vulgar. Percayalah pengunjung website Anda tidak selamanya para orang lanjut usia atau orang-orang dewasa.

Jika memang demikian, ada solusi lain yaitu dengan memperingatkan pengunjung website Anda tentang konten-konten yang bermuatan konten dewasa dengan halaman konfirmasi sebelum website tersebut dibuka. Meskipun demikian, bisa saja WOT website Anda diberi reputasi kuning oleh netter lain karena mengandung muatan porno atau dewasa di dalamnya. Menurut saya hindari penggunaan gambar dewasa dan cobalah menggunakan gambar yang lebih umum untuk dilihat.

4. Hindari menyebarkan berita HOAX

4. Hindari menyebarkan berita hoax via independent.co.uk

Hindari menyebarkan berita hoax via independent.co.uk

Jika Anda sering mendapatkan informasi ntah itu melalui sosmed, broadcast melalui Black Berry Messanger (BBM), ataupun karena Anda membaca artikel di website tertentu. Mohon untuk tidak segera menyebarluaskan berita tersebut sebelum Anda cross cek terlebih dahulu tentang kebenaran dari berita tersebut. Karena bisa saja apabila Anda menyebarluaskan melalui website Anda.

Website Anda malah dinilai website penipu karena menyebarkan berita hoax atau berita yang belum tentu kebenarannya. Maka berhati-hatilah dalam hal ini. Lebih baik membuat artikel atau tulisan yang memang Anda sendiri tahu kebenaran dari informasinya. Jangan terpancing karena isu sedang panas dan booming lalu Anda langsung bereaksi dan melakukan hal yang sama yaitu menyebarluaskan berita hoax tersebut.

Anda bisa cek website-website yang menyebarkan berita hoax rata-rata memiliki Web of Trust yang rendah. Mereka mendapatkan rating antara kuning bahkan merah! So, berhati-hatilah dalam menyebarkan isu atau berita di website Anda. Apalagi website Anda berisi muatan transaksi jual beli. Bisa-bisa pelanggan Anda tidak mempercayai Anda karena Anda menyebarkan berita hoax. Semoga ini tidak terjadi. 🙂

5. Hindari promosi berlebihan di Email

Hindari promosi berlebihan melalui email via theemailadmin.com

Hindari promosi berlebihan melalui email via theemailadmin.com

Hal yang paling menjengkelkan adalah mendapatkan email promosi dari website tertentu berkali-kali. Betul? Bahkan hitungan email yang dikirimkan bisa dua sampai tiga kali dalam satu hari. Seperti lagi minum obat ya? Hehe. So, bagi pemilik website e-commerce yang menyediakan layanan subscribe email. Mohon perhatikanlah frekuensi dari email yang Anda kirimkan ke pelanggan.

Intensitas frekuensi pengiriman email yang tinggi setiap hari akan sangat menjengkelkan di mata para pelanggan. Bahkan bisa jadi yang tadinya mereka sangat peduli terhadap layanan jasa atau produk yang Anda tawarkan. Mereka menjadi jijik dan enggan membeli produk Anda karena terlalu sering dikirimi e-mail promosi dari website Anda. Saran saya, Anda harus melakukan observasi terhadap setiap pelanggan-pelanggan Anda.

Apakah mereka akan merasa keberatan jika dikirimi email dua atau tiga hari sekali atau Anda harus mengirimi email promosi ke mereka pelanggan Anda dengan frekuensi satu minggu sekali atau satu bulan sekali. Lihatlah mana yang cocok dan sesuai dengan karakter pelanggan website Anda. Lakukan analisa terhadap hal ini. Website yang melakukan flood email atau promosi melalui email yang berlebih biasanya memiliki reputasi WOT yang rendah. Penjual tetap harus memanusiakan pelanggannya.

Kesimpulan

Cek reputasi kepercayaan website Anda saat ini menjadi hal yang penting. Reputasi yang memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi atau memiliki indikator berwarna hijau berpeluang lebih mendapatkan pelanggan baru dibandingkan website yang memiliki indikator berwarna merah (biasanya website bermasalah dengan pelanggan atau pengunjung website tersebut memiliki indikator berwarna merah).

Yuk terus berusaha memperbaiki diri agar reputasi di mata pelanggan kita selalu menjadi yang terbaik di hati mereka. Sehingga mereka para pelanggan bisa menjadi pelanggan setia website e-commerce Anda. Artikel ini juga berkaitan dengan tulisan sebelumnya yaitu Menjadikan web e-commerce terpercaya. Bagi Anda yang belum membacanya. Selepas ini bacalah artikel tersebut. Agar pemahaman Anda semakin bertambah. Sukses terus untuk Anda. 🙂