Kemarin kita sudah membahas bagaimana menjadi seorang karyawan teladan di Kantor. Saat ini kita akan membahas bagaimana cara menjadi seorang pemimpin teladan. Anda cukup pahami konsep berikut ini.

Lalu kembangkan sesuai dengan ilmu pengetahuan serta pengalaman yang Anda miliki selama ini. InsyaAllah akan ada efek yang luarbiasa terjadi di kehidupan Anda. Sebelum menjadi seorang pemimpin teladan, seseorang terlebih dahulu harus menjadi karyawan teladan apabila memilih terjun di dunia profesional.

Maka bagi yang belum membaca artikel sebelumnya tentang bagaimana cara menjadi seorang karyawan teladan. Ada baiknya Anda membaca artikel tersebut terlebih dahulu, baru membaca artikel ini. Dua-duanya memiliki kaitan satu sama lain. Yup, untuk menjadi seorang pemimpin teladan. Ada 3 hal yang harus dimiliki olehnya, yaitu Technical, Soft-skill, dan Concept.

Pertama, Technical. Pastikan apa yang Anda kerjakan, Anda memang expert di bidang tersebut. Anda mengetahui setiap permasalahan yang ada, dan mampu mencari solusi dari masalah yang datang. Berusahalah menjadi seorang solution maker atau problem solver bagi tim serta diri Anda.

Kedua, Soft-skill: Miliki kemampuan untuk berbicara secara sistematis, leadership, dan hal-hal lainnya. Pada tahapan ini kemampuan Anda dituntut untuk meningkat dari waktu ke waktu mengikuti perkembangan teranyar dari lingkungan di sekitar, bahkan dunia. Oleh karena itu tidak ada satu orangpun pemimpin teladan yang berhenti belajar setelah ia mendapatkan jabatan di kursi yang ia harapkan di perusahaan atau di tempat ia berkerja.

Ketiga, Concept: Anda harus mampu memahami, serta mengetahui setiap arus dari hulu ke hilir. Artinya pada tahapan ini Anda bukan hanya saja mampu melaksanakan suatu tugas tertentu, tetapi juga paham mengapa Anda mengerjakan tugas tersebut, mengapa tugas itu penting untuk Anda kerjakan, apa yang terjadi bila Anda tidak atau mengerjakan tugas tersebut, intinya Anda paham, mengetahui, dan menguasai mulai dari Input, Process, hingga Output.

Siapapun bisa menjadi seorang pemimpin teladan, asalkan pada level yang dia berada saat ini. Ia selalu mengerjakan hal yang dikerjakan oleh seorang karyawan teladan ditambah hal yang dikerjakan oleh pemimpin teladan. Ingat, uang adalah efek, namanya efek berarti ada penyebab datangnya uang. Maka fokuslah bukan pada uangnya, tetapi berfokuslah pada penyebab datangnya uang tersebut. Apa Anda punya hal lain yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin teladan?